Oleh: benmashoor | 25 Juli 2008

Ali Zainal Abidin

Sayyidina Ali Zainal Abidin dilahirkan di Madinah pada hari Kamis tanggal 5 Sya’ban tahun 38 hijriyah, yaitu pada masa pemerintahan kakeknya Ali Bin Abi Thalib.

Sayyidina Ali Zainal Abidin ialah seorang yang kekhusyu’annya dalam wudhu’, shalat dan ibadah sangatlah menakjubkan. Dalam sehari semalam ia shalat (sunnah) seribu raka’at, yang ia kerjakan sampai akhir hayatnya. Ia sangat takut kepada Allah, sampai-sampai bila ia berwudhu’ maka menjadi pucat dan gemetarlah seluruh anggota badannya. Ketika ditanya, kenapa tuan menjadi demikian ? Ia menjawab : Tahukah kalian di hadapan siapakah aku akan berdiri ?

Ia juga dikenal dengan sebutan al-Sajjad (yang banyak sujud).  Di antara putra Sayyidina Ali Zainal Abidin ialah [1]:

 

    Muhammad al-Baqir                          

    Abdullah al-Bahir                                         

Ibunya Fathimah binti Hasan bin Ali bin Abi Thalib

    Zaid (Sohibul Mazhab Syi’ah Zaidiyah, mempunyai anak Isa dan Yahya)

    Umar al-Asyrof

    Ali                                                                                          

Ibunya bernama Zajlan

           Husein al-Ashgor                                          

       Ibunya bernama Sa’adah

Keenam nama di atas mempunyai keturunan.

    Husein al-Akbar

    Qasim

    Hasan

    Sulaiman

    Abdurahman.

Sayyidina Ali Zainal Abidin  wafat pada tahun 94 Hijriyah, dalam usia 58 tahun dan dimakamkan di Baqi’.



[1] Ibid, Jilid 1, hal. 34.


Kategori

%d blogger menyukai ini: