Oleh: benmashoor | 1 Agustus 2008

Ahlu Bait Rasulullah saw menurut bahasa dan istilah

Sebutan Ahlu Bait terdiri dari dua kata, yaitu Ahlu (اهل) dan Bait بيت)) Di dalam kamus bahasa dijelaskan bahwa yang disebut ahlu amri ialah penguasanya, dan ahlu bait ialah orang yang tinggal di rumah itu. Yang disebut ahlu madzhab ialah orang yang menganut madzhab itu. Seorang laki-laki mempunyai istri dan istrinya itu disebut ahlinya. Setiap laki-laki yang mempunyai istri maka isteri dan anak cucunya termasuk ahlu baitnya. Setiap Nabi dan Rasul Allah mempunyai pengikut atau umat. Pengikut dan umat itu disebut ahlinya.[1]

Berkata Az-Zubaidy, ‘Yang disebut ahli madzhab ialah orang mengikuti dan mempercayai madzhab itu. Ahli seorang laki-laki adalah isterinya termasuk anak-anaknya. Berkata Ar-Raghib yang diikuti oleh al-Munawy, ‘Yang dimaksud ahli dari seorang laki-laki ialah anak keturunan yang ada hubungan nasab dengan dia.[2]

Begitu juga yang dimaksud dengan kata-kata ahlu bait Rasulullah saw. Dalam istilah alquran dan hadits kata-kata ahli itu sering diringkas menjadi Aali (آل), seperti yang sering diucapkan : Allahumma Shalli ‘Ala Muhammad Wa ‘Ala Aali Muhammad. Bahkan sering juga disebut : Aalullahi Wa Rasulihi (keluarga Allah dan Rasul-Nya).[3]

Berkata Ibnu al-Manzhur, ‘Ahlu madzhab ialah orang yang menganut madzhab. Ahlu amri ialah orang yang memegang kekuasaan di suatu daerah. Ahli seorang laki-laki ialah manusia yang masuk kelompok laki-laki itu. Ahlu Bait Nabi saw, yaitu istri-istri beliau, anak-anak beliau, menantu beliau, yaitu Ali. Sedangkan ahli tiap nabi adalah pengikutnya.[4]

Menurut Imam Ar-Raghib al-Ashfahani, ‘Ahli seorang laki-laki ialah siapa saja yang berkumpul atau bersatu dengan laki-laki itu nasabnya, agamanya atau yang bekerjasama dalam perusahaan atau tinggal dalam rumahnya, atau tinggal dalam satu negeri dengannya. Maka yang disebut Ahlu Bait Nabi saw ialah semua orang yang ada hubungan keluarga dengan beliau saw, yaitu berdasarkan firman Allah swt : ‘Innama Yuridullah Liyudzhiba Ankumu Rijsa Ahlal Bait…’ [5]


[1] Ahlu Bait Fi al-Misri : 15.

[2] Mufradat al-Raghib : 29

[3] Lisan al-Arab (11/28)

[4] Lisan al-Arab (11/28)

[5] Mufradat al-Raghib : 29


Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: