Oleh: benmashoor | 8 November 2008

Muhammad Maula Dawilah

Imam Muhammad Maula Dawilahlahir di Tarim. Beliau tumbuh dan dibesarkan di sana. Ketika ayahnya meninggal, ia masih kecil dan selanjutnya beliau diasuh oleh pamannya syiakh Abdullah Ba’alawi. Imam Muhammad Maula Dawilah belajar kepada kaum ulama arifin, para fuqaha di makkah dan Madinah.

Al-Faqih Ali bin Silim meriwayatkan bahwa suatu ketika syaikh Muhammad Maula Dawilah pulang ke rumahnya dan memegang rumah tersebut dengan jari-jarinya. Lalu ia berkata kepada para penghuni rumah tersebut untuk keluar. Maka keluarlah semua penghuni rumah. Setelah itu beliau melepaskan tangannya dan menjauh dari rumah itu, tidak lama kemudian rumah itu roboh dan semua penghuninya selamat.

Sesungguhnya syaikh Muhammad Maula Dawilah jika sedang membaca alquran tentang ayat-ayat yang berisi berita peringatan, maka kaku lidahnya, cemas dan terlihat di kedua bibirnya seprti terbakar, dan beliau selama dua puluh tahun melaksanakan shalat subuh dengan menjaga wudhu Isya. Ketika merasa sesaat lagi akan wafat, beliau melihat Rasulullah saw memakaikan ubah.

Imam Muhammad Maula Dawilah wafat pada hari Senin tanggal sepuluh bulan Sya’ban tahun 765 hijriyah


Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: