Oleh: benmashoor | 7 Agustus 2008

Allah swt menciptakan Muhammad saw dan keturunannya dari tanah Arsy (1)

Diriwayatkan bahwasanya nabi Adam pernah mendengar tasbih dari nur Rasulullah saw di tulang punggungnya seperti bunyi burung mengibas-ngibaskan sayapnya. Dan ketika Siti Hawa mengandung puteranya Syits, nur itu berpindah kepada Siti Hawa, kemudian kepada Syits pula. Kemudian nur itu seterusnya berpindah-pindah dari satu sulbi yang suci ke sulbi yang lain dan dari satu rahim yang bersih ke rahim yang lain, hingga Rasulullah saw dilahirkan dari kedua ibu bapaknya yang mulia itu, tiada disentuh sedikitpun kenistaan atau kecemaran kaum jahiliyah. Nabi saw bersabda :

خَرَجْتُ مِنْ نِكَاحٍ ولَمْ أَخْرُجْ مِنْ سِفَاحٍ

“Aku dilahirkan dari nikah, dan tidak pernah dilahirkan dari zina”.

Di lain riwayat Imam Ja’far pernah ditanya : Wahai cucu Rasulullah dimanakah kalian berada sebelum Allah swt menciptakan langit dan bumi. Berkata Imam Ja’far : Nur kami terbentang di sekitar Arsy, Allah swt mensucikannya selama lima belas ribu tahun sebelum diciptakannya Adam. Maka ketika Adam diciptakan, nur tersebut dipindahkan ke sulbinya, dan tidaklah perpindahan itu keluar dari sulbi yang suci ke rahim yang disucikan, hingga Allah swt membangkitkan Muhammad saw.

Al-Abbas, paman Rasulullah saw membuat serangkaian sajak yang memuji beliau, di antaranya :

مِنْ قَبْلِهَا طِبْتَ فِى الظِلاَلِ وَفِى # مُسْتَوْدَعٍ حِيْنَ يُخْصَفُ الوَرَقُ

ثُمَّ هَبَطْتَ البِلاَدَ لاَ بَشَرٌ أنْتَ # وَلاَ مُضْغَةٌ وَلاَ عَلَقٌ

بَلْ نُطْفَةٌ تَرْكَبُ السَفِيْنَ وَقَدْ # الجَمَ نَسْرًا وَ أهْلُهُ الغَرَقُ

تُنْقَلُ مِنْ صَالِبٍ إلَى رَحِمٍ # إذَا مَضى عَالَمٌ بَدَا طَبَقُ

Sebelum itu wujudmu telah sempurna di dalam naungan

Dalam tempat simpanan ketika tubuh insan terbungkus dedaunan

Lalu engkau turun ke bumi, bukan dalam rupa manusia

Bukan pula segumpal darah, ataupun segumpal daging

Bahkan masih nutfah, bersama Nuh dalam bahteranya

Menempuh bah besar yang menenggelamkan berhala

Nasr dan para penyembahnya

Engkau terus berpindah-pindah dari sulbi kepada rahim

Apabila suatu alam hilang yang lain pun tumbuh berganti

Dan kemudian ia berkata :

حَتَّى احْتَوى بَيْتُكَ المُهَيْمِنُ مِنْ # خَنْدَفٍ عَلَيَاءَ دُوْنَهَا النُطْقُ

Hingga engkau ditempatkan dalam kandungan yang penuh keberkahan

Dari seorang ibu yang bernasab tinggi, kesuciannya tidak diragukan.

Perpindahan nur Muhammad dari sulbi para nabi diabadikan dalam alquran surat al-Syu’ara ayat 218, yang berbunyi :

الَّذِي يَرَاكَ حِيْنَ تَقُومُ وَتَقَلُّبَكَ فِى السَّاجِدِيْنَ

“Dia yang memperhatikan engkau ketika berdiri, dan perpindahanmu di antara orang

orang yang (biasa) sujud”.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas : bahwa yang dimaksud dengan ‘perpindahanmu di antara orang-orang yang sujud yaitu berpindah-pindahnya nur Muhammad saw dari sulbi seorang nabi ke sulbi nabi yang lainnya, seperti Adam, Syits, Nuh, Ibrahim, Ismail, dan hal ini tiada syak dan tiada diragukan lagi.

Dari Ibnu Abbas, bersabda Rasulullah saw : Allah swt menempatkan nurku di bawah Arsy sebelum Adam diciptakan selama dua belas ribu tahun. Maka ketika Allah swt menciptakan Adam, diletakkan nur tersebut ke sulbi Adam, selanjutnya nur tersebut berpindah dari sulbi ke sulbi, hingga kami berpisah di sulbi Abdullah bin Abdul Muthalib dan sulbi Abi Thalib. Maka Allah swt menciptakan aku dari nur tersebut akan tetapi tidak ada lagi nabi sesudahku.

Imam Ja’far al-Shadiq pernah ditanya mengenai maksud kalimat ‘perpindahanmu di antara orang-orang yang sujud’ ? Beliau menjawab : ‘Diperhatikannya perpindahan nur Muhammad dari sulbi para nabi, hingga ia dikeluarkan melalui sulbi ayahnya dengan pernikahan yang tidak tercemar sedikitpun oleh kekotoran’.

Dalam kitab al-Ghuror karangan al-Imam Muhammad bin Ali bin alwi al-Khirrid diriwayatkan bahwa Nur Muhammad telah diciptakan dua ribu tahun sebelum diciptakannya nabi Adam. Kemudian Allah menciptakan Adam dan memindahkan nur itu ke dalam sulbi Adam, dari sulbi Adam berpindah ke sulbi Nuh, sulbi Ibrahim hingga akhirnya sampai ke sulbi Abdul Muthalib. Kemudian nur tersebut terbagi menjadi dua, dua pertiga bagian berada di sulbi Abdullah yang melahirkan Rasulullah, dan sepertiga bagian berada di sulbi Ali bin Abi Thalib. Dari Rasulullah, nur tersebut berpindah kepada Fathimah. Dari nur yang berada pada Ali bin Abi Thalib dan Siti Fathimah maka lahirlah al-Hasan dan al-Husein yang diciptakan dari nur Muhammad, nur Allah swt.

Dari Ibnu Fari, ia berkata : Sesungguhnya makhluq yang pertama diciptakan oleh Allah swt itu adalah nur Muhammad, sebagaimana hadits :

أَوَّلُ مَا خَلَقَ الله تَعَالَى نُوْرِي

“Sesungguhnya yang pertama dijadikan Allah swt ialah cahayaku”.

Selanjutnya Allah berfirman : ‘Hai nur Muhammad, sujudlah engkau kepada-Ku selama sepuluh ribu tahun. Kemudian cahayaku itu sujud kepada Allah swt selama sepuluh ribu tahun lamanya. Kemudian Allah berfirman : Hai nur Muhammad, bangkitlah engkau dengan firmanku, maka cahayaku itu bangkit dari tempat sujudnya’.

Sesungguhnya dari cahayaku itu kemudian Allah swt menjadikan seekor burung yang sangat indah bentuknya. Maka dari kepala burung itu diciptakan Ali bin Abi Thalib, dari lehernya diciptakan Siti Fathimah al-Zahra, dari mata kanannya diciptakan Imam Hasan dan dari mata kirinya diciptakan Imam Husein.

Dalam kitab Syajarah al-Kaun karangan Ibnu Arabi dijelaskan bahwa jari jemari pada setiap tangan dan kaki jumlahnya lima, demikian pula sendi-sendi syariat Islam, di mana rukun Islam ada lima. Rasulullah berkata saw bersabda :

‘Islam didirikan di atas lima perkara, syahadat bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah mendirikan shalat, memberikan zakat, pergi haji ke Baitullah dan puasa Ramadhan.’

Sementara lima yang kedua adalah shalat fardhu yang jumlahnya lima, sedangkan lima yang ketiga adalah zakat yang pada nisabnya juga lima, lima yang keempat adalah Rasulullah saw bersama para sahabat pendukungnya, yaitu Abubakar, Umar, Usman dan Ali. Adapun lima yang kelima adalah ahlul bait, mereka adalah Muhammad saw, Ali, Fathimah, Hasan dan Husein.

Diriwayatkan bahwa dalam peristiwa Mi’raj, terjadi dialog antara nabi Muhammad saw dengan para Malaikat tentang penciptaan keluarga Rasulullah saw dan kecintaan para Malaikat kepada Rasullah saw, sebagai berikut :

Nabi saw : Wahai para Malaikat Tuhanku, apakah engkau benar-benar mengenal kami

(ahlul bait) ?

Malaikat : Wahai Nabi Allah, bagaimana kami tidak mengenal kalian (ahlul bait)

sedangkan engkau adalah makhluq pertama yang diciptakan Allah swt. Kalian telah dijadikan berupa cahaya yang berasal dari cahaya-Nya, cahaya kemuliaan-Nya, cahaya kebesaran-Nya. Dan dijadikan pula bagimu kedudukan di antara alam malakut dan Arsy-Nya sebelum terciptanya langit dan bumi.

Kemudian dijadikan langit dan bumi dalam enam hari, sesudah itu diangkatnya Arsy sampai langit ke tujuh, maka bersemayam di atas Arsy-Nya dan kalian berada di depan Arsy-Nya dalam keadaan disucikan dan diagungkan, kemudian dijadikan malaikat pertama dari nur yang telah terbagi-bagi. Dan kami adalah bagian dari kalian (ahlul bait) yang selalu bertasbih, bertahmid, bertahlil, bertakbir, maka kami pun selalu bertasbih, bertahmid, bertahlil dan bertakbir dengan tasbih, tahmid, tahlil dan takbir kalian. Maka apa saja yang diturunkan dan ditambahkan oleh Allah kepada kalian, maka kami pasti mengenalnya.

Kemudian Nabi saw mi’raj ke langit ke tujuh dan ketika para malaikat melihat nabi saw, terdengar suara para malaikat berkata : ‘Maha suci Allah yang benar janjinya’. Kemudian para malaikat menemui nabi dan memberi salam.

Nabi saw : Wahai para malaikat Tuhanku, saya mendengar kalian berkata ‘Maha Suci

Allah yang benar janjinya’, mengapa demikian ?

Malaikat : Wahai nabi Allah, sesungguhnya Allah swt ketika menciptakan cahaya
dari cahaya kemuliaan-Nya dan kebesaran-Nya, dan dijadikan bagimu kedudukan di alam malakut yang merupakan kekuasaan kalian atas kami, cahaya yang meneguhkan hati kami. Oleh sebab itu kami mengadu kepada Allah akan cinta kami kepadamu, maka Allah menepati janjinya dengan memperlihatkan engkau kepada kami di langit ini. Itulah sebabnya kami berkata demikian.



Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: